Analisis Data Sem 2
Stefanie Filia Christie 9F/24
Ketika membuat data nama, Excel mempunyai beberapa rumus yang dapat digunakan untuk memudahkan kita dalam beberapa aspek, salah satunya nama lengkap, jumlah karakter, dan kolom kosong.
1. Setelah selesai mendata nama awal dan nama akhir, pada kolom nama lengkap dapat kita gunakan rumus =CONCATENATE(Cell nama awal; cell nama akhir). Rumus ini biasa digunakan untuk menggabungkan nama awal dengan nama akhir. Contohmya =CONCATENATE(A2;B2)
2. Selanjutnya rumus LEN(Cell yang akan dihitung) yang biasa digunakan untuk menghitung banyak karakter di dalam cell. Contohnya =LEN(C2). Maka secara otomatis, rumus tsb akan menghitung dengan akurat.
3. Pada "KOLOM KOSONG" Excel juga menyediakan rumus COUNTA untuk mengetahui apakah jumlah dalam satu kolom ada yang kosong. Contohnya =COUNTA(A4).
1. Setelah selesai mendata nama awal dan nama akhir, pada kolom nama lengkap dapat kita gunakan rumus =CONCATENATE(Cell nama awal; cell nama akhir). Rumus ini biasa digunakan untuk menggabungkan nama awal dengan nama akhir. Contohmya =CONCATENATE(A2;B2)
2. Selanjutnya rumus LEN(Cell yang akan dihitung) yang biasa digunakan untuk menghitung banyak karakter di dalam cell. Contohnya =LEN(C2). Maka secara otomatis, rumus tsb akan menghitung dengan akurat.
3. Pada "KOLOM KOSONG" Excel juga menyediakan rumus COUNTA untuk mengetahui apakah jumlah dalam satu kolom ada yang kosong. Contohnya =COUNTA(A4).
Tabel diatas merupakan contoh dari coding sederhana saat menghitung sebuah produk. Dalam tabel sebelah kanan, termuat PRODUK, TOTAL HARGA, RATA-RATA BARANG, dan UNITS.
Misal kita akan mencari total harga dari barang A05, kita dapat melihat kalau produk dalam tab kiri mempunyai 3 barang yang bernama A03. Masing-masing mempunyai harga Rp 80.000 dan 13 barang. (Penggunaan Rp dapat digunakan lewat menu HOME > Number > ganti General dengan Accounting)
F13 adalah nama produk yang ingin diketahui keterangan harganya.
AVERAGEIFS bisa digunakan ketika menghitung rata-rata harga. Caranya persis seperti rumus SUMIFS serta ditambah dengan fungsi absolut.
Selanjutnya, UNITS akan diisi jumlah barang dari salah satu nama produk di gambar. Misalnya produk A02, kita menggunakan rumus =COUNTIFS(semua nama produk;produk yang ingin dihitung barangnya).
Contoh: =COUNTIFS(B3:B12;F3). Maka barang A03 terungkap kalau unit nya hanya satu (yang sejenis).


Komentar
Posting Komentar